Brebes – Kementerian Agama Kabupaten Brebes dan Kanwil Kemenag Jateng terus mendorong pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang akuntabel di lingkungan pesantren. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kualitas Manajemen BOS Pesantren Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) yang dilaksanakan pada Rabu, (28/1/2026), bertempat di Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Kabupaten Brebes.
Kegiatan ini diikuti oleh pengelola PKPPS dan pemangku kepentingan pesantren, dengan tujuan meningkatkan pemahaman serta kapasitas manajerial dalam pengelolaan BOS PKPPS agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Pontren) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, M. Fatkhurozi, yang hadir didampingi oleh Tim Person in Charge (PIC) Kementerian Agama Pusat dan Provinsi.
Dalam sambutannya, M. Fatkhurozi menegaskan pentingnya pengelolaan BOS PKPPS yang dilakukan secara, “Dana BOS merupakan amanah negara yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab demi peningkatan mutu layanan pendidikan kesetaraan di pesantren”. ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa transparansi dan kepatuhan terhadap juknis menjadi kunci utama agar pemanfaatan dana BOS benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran serta tata kelola kelembagaan PKPPS.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, M. Aqsho, dalam arahannya mengingatkan seluruh pengelola PKPPS untuk senantiasa berhati-hati dalam setiap tahapan pengelolaan BOS, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.
“Kehati-hatian dan ketertiban administrasi sangat penting untuk menghindari kesalahan yang berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan pesantren”. tegas pria yang malang-melintang di dunia pendidikan di Kab. Brebes
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Syaikh Sholeh Basalamah, yang akrab disapa Buya Sholeh. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan perhatian Kementerian Agama terhadap pesantren, khususnya dalam penguatan tata kelola pendidikan kesetaraan.
Buya Sholeh berharap melalui kegiatan peningkatan kualitas manajemen ini, pengelolaan BOS PKPPS di pesantren dapat semakin tertib, profesional, dan mampu mendukung terwujudnya pendidikan pesantren yang bermutu dan berdaya saing.(hid)







