Brebes-Pelaksanaan Nikah Massal Gratis hasil kolaborasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes dan Pemerintah Kabupaten Brebes digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Brebes Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, (15/1/2026), bertempat di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Brebes.
Acara nikah massal ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, yang hadir didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, M. Aqsho. Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan pasangan calon pengantin dari berbagai wilayah di Kabupaten Brebes yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan syariat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Brebes Wurja menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Kemenag Brebes dan Pemda Brebes dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. “Saya menilai nikah massal gratis ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya bagi pasangan yang memiliki keterbatasan ekonomi”.ungkapnya
Wurja juga menyoroti fenomena tingginya angka perceraian di Kabupaten Brebes yang masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, pernikahan tidak hanya membutuhkan kesiapan administrasi, tetapi juga kesiapan mental, spiritual, dan komitmen jangka panjang.
“Melalui kegiatan nikah massal ini, kami berharap para pasangan yang menikah hari ini dapat membangun rumah tangga yang kokoh dan tidak mudah goyah oleh berbagai persoalan,” ujar Wurja. Ia berharap seluruh peserta mampu menjadi contoh keluarga yang harmonis di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, M. Aqsho, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun karakter keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah. “Keluarga sakinah bukan hanya tentang ketenangan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan saling pengertian antara suami dan istri”. jelasnya.
Menurut M. Aqsho, keluarga mawaddah dan warahmah harus dilandasi oleh kasih sayang, kesetiaan, serta komitmen untuk saling menjaga dan mendukung dalam kondisi apa pun. Ia mengingatkan bahwa pernikahan adalah ibadah jangka panjang yang harus dijaga dengan nilai-nilai agama.
Ia juga berharap melalui program nikah massal gratis ini, para pasangan tidak hanya mendapatkan legalitas pernikahan secara negara dan agama, tetapi juga pemahaman yang lebih baik tentang tujuan pernikahan. Dengan demikian, pernikahan dapat menjadi sarana membangun generasi yang berkualitas.
Kegiatan nikah massal gratis ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kabupaten Brebes Tahun 2026 sekaligus wujud nyata pelayanan publik yang inklusif. Pemerintah daerah dan Kementerian Agama berharap program ini dapat memberikan manfaat luas serta mendorong terwujudnya keluarga-keluarga Samawa di Kabupaten Brebes.(hid)








