Brebes -Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes menyelenggarakan kegiatan penguatan (kelompok kerja) pokja Majelis Taklim pada Selasa (26/8/2025). Acara berlangsung di Aula Rumah Makan Kalisoga, Kecamatan Larangan, dan diikuti oleh 40 peserta yang merupakan perwakilan pengurus Majelis Taklim se-Kabupaten Brebes.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan Majelis Taklim sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan instansi pemerintah dalam menghadapi tantangan sosial keagamaan di masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Brebes, Abdul Wahab, membuka kegiatan secara resmi dan menyampaikan arahan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran Majelis Taklim dalam menjaga moral dan spiritual masyarakat, khususnya di tengah arus globalisasi dan ancaman penyalahgunaan narkoba.
“Majelis Taklim bukan hanya tempat belajar agama, tapi juga benteng sosial yang mampu membentengi umat dari pengaruh negatif, termasuk narkoba yang kini menyasar berbagai lapisan masyarakat,” ujar Abdul Wahab.
Kasi Bimas Islam, Faedurrohim, dalam paparannya menyampaikan harapan agar pembinaan ini dapat menjadi momentum bagi Majelis Taklim untuk lebih aktif dan adaptif dalam menjawab kebutuhan dakwah di era digital. Ia juga mendorong agar pengurus Majelis Taklim mampu membangun jejaring dan kolaborasi lintas sektor.
“Majelis Taklim harus menjadi ruang yang inklusif, edukatif, dan solutif. Kami berharap para pengurus dapat membawa semangat pembinaan ini ke lingkungan masing-masing,” kata Faedurrohim.
Sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kebangsaan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba, panitia menghadirkan narasumber dari perwakilan Kasat Narkoba Polres Brebes. Dalam sesi penyuluhan, pihak kepolisian mengingatkan agar lembaga keagamaan, khususnya Majelis Taklim, turut berperan aktif dalam kampanye anti-narkoba.
“Kami mengajak seluruh elemen keagamaan untuk menjadi mitra strategis dalam memerangi narkoba. Edukasi dari tokoh agama sangat efektif dalam membangun kesadaran masyarakat,” tegas perwakilan Kasat Narkoba.
Kegiatan pembinaan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan penyusunan rekomendasi program kerja Majelis Taklim yang lebih responsif terhadap isu-isu sosial keagamaan. Kemenag Brebes berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi penguatan kelembagaan keagamaan di wilayahnya.(hid)











