Brebes-Gerakan shalat berjamaah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes resmi digalakkan mulai awal Januari 2026. Program ini menjadi bagian dari penguatan spiritual ASN sebagai upaya membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai keimanan, kedisiplinan, dan pelayanan umat.
Momentum istimewa pelaksanaan gerakan tersebut berlangsung pada Senin, (12/1/2026), di Musholla Al Ikhlas Kantor Kemenag Brebes. Pada kesempatan itu, jamaah mendapat kehormatan dengan hadirnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Brebes sekaligus Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebes, KH. Shalahudin Masruri.
Ulama yang akrab disapa Gus Sholah tersebut berkenan menjadi imam shalat Dzuhur berjamaah bersama seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Kantor Kemenag Brebes. Kehadirannya menambah kekhidmatan suasana ibadah sekaligus memperkuat semangat silaturahmi antara ulama dan aparatur pemerintah.
Selain menjadi imam, Gus Sholah juga didapuk untuk menyampaikan kultum dan memimpin doa. Dalam tausiyah singkatnya, ia mengangkat tema “Melayani Umat dengan Sifat Arrahman dan Arrahim” yang dihubungkan dengan pentingnya kedisiplinan serta keikhlasan dalam menjalankan amanah jabatan.
Gus Sholah menekankan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki peran strategis sebagai pelayan umat, sehingga dalam menjalankan tugasnya harus meneladani sifat kasih sayang Allah SWT, yakni Arrahman dan Arrahim. Nilai tersebut, menurutnya, harus tercermin dalam sikap kerja, etika pelayanan, serta hubungan antarpegawai dan masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, M. Aqsho, menyampaikan bahwa gerakan shalat berjamaah ini bertujuan untuk membangun karakter ASN yang religius, disiplin, dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa shalat berjamaah bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga sarana pembinaan mental dan spiritual aparatur.
Menurut M. Aqsho, kedisiplinan dalam menunaikan shalat berjamaah diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kedisiplinan kerja dan kualitas pelayanan publik. Dengan membiasakan ibadah tepat waktu dan berjamaah, ASN diharapkan lebih amanah, jujur, dan profesional dalam melayani umat.
Ia juga menambahkan bahwa konsep pelayanan umat di Kementerian Agama harus dilandasi semangat kasih sayang, sebagaimana sifat Arrahman dan Arrahim. Pelayanan yang ramah, humanis, dan penuh empati menjadi cerminan nilai-nilai keagamaan yang harus diimplementasikan dalam setiap tugas.
Gerakan shalat berjamaah ini diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten dan menjadi budaya kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes. Melalui program ini, Kemenag Brebes berkomitmen mewujudkan ASN yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlakul karimah.(hid)










