BREBES – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Brebes menjalin kerja sama kerohanian dengan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nuzula Brebes. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dilaksanakan pada Senin menjelang sore, (27/08/2026), bertempat di ruang pertemuan RSIA Nuzula Brebes.
PKS tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Brebes M. Aqsho bersama Direktur RSIA Nuzula Brebes, Nur Umi Aminatus Solichah. Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen kedua lembaga dalam menghadirkan layanan kerohanian bagi pasien dan keluarga pasien sesuai dengan kebutuhan mereka.
M. Aqsho menyampaikan apresiasi kepada jajaran RSIA Nuzula Brebes yang telah memberikan ruang dan kepercayaan kepada Kemenag Brebes untuk berkolaborasi dalam memberikan pelayanan kerohanian. Menurutnya, pelayanan di rumah sakit tidak hanya menyangkut aspek medis, tetapi juga perlu memperhatikan kebutuhan spiritual pasien.
“Kami menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Kemenag Brebes siap mendukung pelayanan kerohanian di RSIA Nuzula sebagai bagian dari ikhtiar bersama memberikan pelayanan yang lebih baik dan menyeluruh kepada masyarakat,” ujar M. Aqsho.
Ia berharap PKS tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan. Kehadiran layanan kerohanian diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual, ketenangan, serta pendampingan kepada pasien maupun keluarga dalam menghadapi kondisi selama menjalani perawatan.
M. Aqsho juga menegaskan bahwa Kemenag Brebes memiliki sumber daya penyuluh agama yang dapat berperan dalam memberikan bimbingan dan pendampingan kerohanian. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Kemenag dan lembaga pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Sementara itu, Direktur RSIA Nuzula Brebes Nur Umi Aminatus Solichah menyambut baik terjalinnya PKS dengan Kemenag Brebes. Ia berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien dan keluarga selama berada di lingkungan rumah sakit.
Menurutnya, keberadaan pendampingan kerohanian menjadi salah satu bentuk pelayanan yang penting karena kondisi pasien tidak hanya membutuhkan penanganan medis, tetapi juga dukungan secara psikologis dan spiritual. Karena itu, pihaknya berharap kerja sama dengan Kemenag dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan RSIA Nuzula.
Dengan ditandatanganinya PKS tersebut, Kemenag Brebes dan RSIA Nuzula Brebes berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan layanan kerohanian. Sinergi kedua lembaga diharapkan mampu memberikan pelayanan yang semakin humanis, komprehensif, dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pasien serta keluarga pasien RSIA Nuzula Brebes.(hid)







