Brebes-Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes menggelar kegiatan pelepasan purna tugas bagi enam Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Senin (30/03/2026) bertempat di Aula Kemenag Brebes. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan acara Halal Bihalal ASN di lingkungan Kemenag Brebes dan dihadiri oleh seluruh pegawai yang bertugas di instansi tersebut.
Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh haru, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian para PNS yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Enam pegawai yang memasuki masa purna tugas ini mendapatkan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas mereka selama bertahun-tahun mengabdi di Kementerian Agama Kabupaten Brebes.
Salah satu perwakilan PNS yang memasuki masa purna tugas per 1 April 2026, Kapardi, yang telah mengabdi lebih dari 32 tahun, menyampaikan kesan dan pesannya. Ia mengungkapkan berbagai suka dan duka selama menjalani tugas sebagai abdi negara di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Brebes.
Menurut Kapardi, suka menjadi PNS adalah dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjadi bagian dari pembangunan di bidang keagamaan. Namun, di balik itu terdapat pula duka, seperti tantangan dalam menjalankan tugas, tuntutan tanggung jawab yang besar, serta dinamika pekerjaan yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran.
“Saya mengingatkan kepada ASN yang masih aktif untuk selalu bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan mengedepankan keikhlasan dalam menjalankan amanah. Ia menegaskan bahwa keikhlasan menjadi kunci utama dalam menjalani tugas sebagai ASN agar pekerjaan yang dilakukan bernilai ibadah”. Ungkapnya
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, M. Aqsho, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga profesionalitas dan integritas dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa setiap ASN harus mampu menjaga marwah diri, keluarga, dan institusi Kementerian Agama dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Saya berharap seluruh ASN dapat meneladani para PNS yang telah purna tugas dengan mengakhiri masa pengabdian secara baik dan selamat. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja, sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta menjaga marwah diri sendiri, keluarga dan nama baik Kementerian Agama”. tegasnya. Acara di tutup dengan ramah tamah dan salam perpisahan (hid).










