
Brebes – Musabaqah Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Brebes digelar di SDN 01 Sawojajar, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) SD Kabupaten Brebes ini diikuti siswa SD se-Kabupaten Brebes sebagai ajang pengembangan bakat, pembentukan karakter, dan peningkatan prestasi peserta didik.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, M. Aqsho, dalam arahannya menegaskan bahwa pendidikan agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.
“Keberhasilan pendidikan agama tidak hanya diukur dari kemampuan siswa memahami materi keagamaan, tetapi juga dari bagaimana nilai-nilai agama tercermin dalam sikap, perilaku, dan kehidupan sehari-hari”. ungkapnya.
Ia menekankan bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang tanggung jawab penting dalam mengantarkan anak-anak menjadi generasi yang memiliki fondasi keimanan kuat, ketakwaan, serta akhlak mulia. Karena itu, guru PAI diharapkan tidak sekadar menyampaikan pengetahuan agama di ruang kelas, tetapi juga menjadi teladan dalam menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, kesantunan, kepedulian, dan tanggung jawab kepada peserta didik.
“MAPSI menjadi salah satu sarana untuk memperkuat proses pendidikan tersebut. Melalui berbagai cabang lomba keagamaan dan seni Islami, siswa memperoleh kesempatan mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengamalkan nilai-nilai Islam secara kreatif dan positif. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi guru untuk mendorong pembelajaran PAI yang lebih menarik, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan karakter”. Imbuhnya.
M. Aqsho juga berharap pelaksanaan MAPSI dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat nyata bagi perkembangan peserta didik. Ia mengingatkan bahwa prestasi dalam perlombaan hendaknya berjalan seiring dengan pembentukan kepribadian yang baik. Dengan demikian, siswa yang mengikuti MAPSI tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga mampu menunjukkan sikap sportif, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes dalam sambutannya mengajak seluruh peserta mengikuti MAPSI dengan baik. Menurutnya, menang atau kalah bukanlah hal yang paling penting, melainkan kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempererat silaturahmi antarsiswa. Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Brebes yang belum dapat menghadiri kegiatan karena agenda lain, serta berharap seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik. Setelah menyampaikan sambutan, ia membuka secara resmi kegiatan MAPSI tingkat SD Kabupaten Brebes.
Pelaksanaan MAPSI diharapkan mampu memperkuat sinergi antara guru PAI, satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Kabupaten Brebes. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, potensi siswa dapat dikembangkan secara optimal, baik dalam bidang pengetahuan keagamaan, seni Islami, maupun pembiasaan perilaku terpuji di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dengan mengusung semangat membangun generasi berakhlak, beriman, dan berprestasi, MAPSI SD tingkat Kabupaten Brebes menjadi momentum untuk meneguhkan peran pendidikan agama Islam dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Diharapkan, para peserta tidak hanya membawa pulang pengalaman dan prestasi, tetapi juga semakin mencintai ajaran agama, menghormati sesama, serta tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan bermanfaat bagi masyarakat.(hid)








