Brebes – Serah terima jabatan Kepala MTsN 4 Brebes dari Masroni kepada Afrohah berlangsung di Aula MTsN 4 Brebes, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes M. Aqsho, Kepala Subbagian Tata Usaha Akrom Jangka Daosat, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Mad Soleh.
Dalam sambutannya, Masroni menyampaikan bahwa promosi, mutasi, dan rotasi merupakan bagian dari dinamika kedinasan sekaligus penyegaran dalam menjalankan tugas kepemimpinan. Setelah sekitar dua tahun memimpin MTsN 4 Brebes, ia mendapat amanah untuk melanjutkan tugas sebagai Kepala MTsN 2 Tegal, Slawi.
Masroni juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran MTsN 4 Brebes atas kerja sama selama dirinya menjalankan tugas. Menurutnya, berbagai prestasi yang diraih madrasah merupakan hasil kerja bersama. Ia sekaligus memohon maaf apabila selama memimpin terdapat kebijakan atau keputusan yang kurang berkenan. “Susah-susah, berangkat tidak melihat matahari akhirnya sampai,” ujarnya, memaknai perpindahan tugas sebagai bagian dari proses dalam menjalankan amanah di tempat yang baru.
Sementara itu, Afrohah mengungkapkan rasa syukur dan haru atas amanah yang dipercayakan kepadanya sebagai Kepala MTsN 4 Brebes. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada MTsN 1 Brebes yang selama 21 tahun telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya. “Saya datang ingin belajar, mendengar dan siap bekerja sama. Saya tentu tidak dapat bekerja sendiri. Bersama-sama kita membawa madrasah ini menjadi lebih baik,” tuturnya.
Afrohah menegaskan akan melanjutkan berbagai program dan kebaikan yang telah dibangun kepala madrasah sebelumnya. Menurutnya, kemajuan madrasah tidak semata-mata diukur melalui prestasi akademik dan nonakademik, tetapi juga melalui keberhasilan membentuk generasi yang berakhlakul karimah. Ia meminta arahan, kritik, dan masukan konstruktif dari pimpinan Kankemenag Brebes dalam menjalankan amanah tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes M. Aqsho mengatakan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika kedinasan. “Jabatan boleh berpindah-pindah, setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya,” ungkapnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Masroni atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin MTsN 4 Brebes serta mendoakan agar amanah di tempat tugas yang baru dapat dilaksanakan dengan baik.
Kepada Afrohah, M. Aqsho berpesan agar amanah sebagai kepala madrasah dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menyebut Afrohah sebagai kepala madrasah perempuan pertama di MTsN 4 Brebes, yang menurutnya menjadi bagian dari ruang kepemimpinan perempuan di lingkungan madrasah. Ia juga mendorong kepemimpinan baru tersebut untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, keteladanan, serta tata kelola madrasah.
M. Aqsho menekankan pentingnya menjaga kebersamaan seluruh keluarga besar MTsN 4 Brebes dalam menjalankan program dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat harus dibangun melalui kerja sama, akuntabilitas, dan komitmen bersama. “Kita ini saudara, jangan ada sekat di antara kita,” pesannya. (hid)







