Brebes – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Brebes menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa kelas X dan XI SMA Pondok Pesantren Imam Syafii, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMA Ponpes Imam Syafii, Desa Limbangan Kulon, Kabupaten Brebes,
Kegiatan ini bertujuan membekali remaja dengan pengetahuan, pemahaman, dan kesiapan yang komprehensif sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Dia Indriani, S.H., menyampaikan materi tentang kesehatan reproduksi. Materi ini menjadi bagian penting dalam pembinaan remaja agar memahami perubahan fisik dan psikologis selama masa pertumbuhan, mengenali fungsi reproduksi, serta mampu menjaga kesehatan dan menghargai diri sendiri.
“Pemahaman kesehatan reproduksi sebagai bekal bagi remaja dalam membangun kehidupan yang sehat dan bertanggung jawab. Pengetahuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga mencakup kesadaran menjaga kebersihan diri, memahami batasan dalam pergaulan, serta menghindari perilaku berisiko yang dapat berdampak pada masa depan”. jelasnya.
“Selain Pemahaman kesehatan reproduksi tadi, keterkaitan erat dengan kesiapan kehidupan berumah tangga. Calon pasangan suami istri perlu memiliki pengetahuan yang memadai mengenai kesehatan diri, tanggung jawab bersama, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi untuk mendukung kehidupan keluarga yang sehat dan harmonis. Karena itu, edukasi sejak usia sekolah menjadi langkah preventif untuk membangun kesadaran sebelum remaja memasuki fase kehidupan berikutnya”. pungkasnya
Melalui program BRUS, KUA Kecamatan Brebes berupaya memberikan pembekalan kepada generasi muda agar mampu merencanakan masa depan secara matang, termasuk memahami pentingnya kesiapan fisik, mental, sosial, dan pengetahuan sebelum menikah. Remaja diharapkan tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mampu menerapkan pemahaman tersebut dalam mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan BRUS di SMA Ponpes Imam Syafii ini merupakan salah satu dari 35 kegiatan BRUS yang direncanakan berlangsung selama Oktober hingga November 2026. Program tersebut menjangkau perwakilan siswa-siswi SMA dan MA se-Kabupaten Brebes sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi dan pembinaan remaja usia sekolah di lingkungan pendidikan formal maupun pondok pesantren.
Melalui pelaksanaan BRUS secara berkelanjutan, KUA Kecamatan Brebes berharap para remaja semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, membangun pergaulan yang sehat, serta mempersiapkan masa depan dengan penuh tanggung jawab. Pembekalan ini diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki kesiapan lebih baik dalam membangun keluarga yang harmonis di masa mendatang.(hid)







