13 Oktober 2026
Tidak ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Kementerian Agama
  • Berita
    • SUBBAG TU
    • Penyelenggara Haji Dan Umroh
    • Penerangan Agama Islam Zakat Dan Wakaf
    • Urusan Agama Islam Dan Pembinaan Syariah
    • Pendidikan Agama Islam
    • Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren
    • Pendidikan Madrasah
    • Pembimbing Masyarakan Kristen
    • Pembimbing Masyarakat Katolik
    • Pembimbing Masyarakan Hindu
    • Pembimbing Masyarakat Buddha
  • Profil

  • PPID
  • Berita
    • SUBBAG TU
    • Penyelenggara Haji Dan Umroh
    • Penerangan Agama Islam Zakat Dan Wakaf
    • Urusan Agama Islam Dan Pembinaan Syariah
    • Pendidikan Agama Islam
    • Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren
    • Pendidikan Madrasah
    • Pembimbing Masyarakan Kristen
    • Pembimbing Masyarakat Katolik
    • Pembimbing Masyarakan Hindu
    • Pembimbing Masyarakat Buddha
  • Profil

  • PPID
Tidak ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Kemenag
Beranda Berita

Gerakan Tobat Ekologis, Menag Gulirkan Semangat Ukhuwwah Makhluqiyyah

oleh editor
Oktober 12, 2026
Dalam Kategori Berita, Pembimbing Masyarakat Islam
Durasi Membaca: 3 Menit
A A
0
Gerakan Tobat Ekologis, Menag Gulirkan Semangat Ukhuwwah Makhluqiyyah
4
TAMPIL
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat bersahabat dengan alam melalui semangat ukhuwwah makhluqiyyah atau persaudaraan sesama makhluk.

Hal ini disampaikan Menag saat peluncuran Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata di TMII, Jakarta. Gerakan ini menjadi wadah kolaborasi dalam memperkuat pelestarian lingkungan hidup pada satuan pendidikan.

Kegiatan bertajuk “Mengawali Langkah Bersama untuk Sekolah Berbudaya Lingkungan” ini dihadiri Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Muhammad Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat, jajaran pejabat Kementerian, tenaga pendidik serta siswa/siswa sekolah dan madrasah dari berbagai jenjang pendidikan.

Menag memaparkan, alam semesta bukanlah benda mati yang bebas dieksploitasi semaunya. Agama memandang semesta hidup dan memiliki ikatan persaudaraan kosmis dengan manusia yang disebut ukhuwwah makhluqiyyah.

“Agama memperkenalkan ukhuwwah makhluqiyyah, persaudaraan sebagai sesama makhluk Tuhan. Selama kita menganggap alam semesta ini benda mati untuk dieskploitasi, kiamat akan datang lebih awal,” tegas Menag di TMII, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pendekatan dan bahasa agama memiliki peran strategis sebagai “pengawas batin” yang mampu membimbing perilaku manusia dalam menjaga alam di mana pun mereka berada. Penegakan hukum dan pengawasan fisik oleh aparat memiliki keterbatasan ruang dan waktu. Oleh karena itu, kesadaran spiritual yang ditanamkan melalui doktrin agama menjadi instrumen efektif untuk mencegah perusakan alam.

“Bahasa agama sangat penting karena itu bisa memandu orang. Di dalam hutan belantara tidak ada polisi pun, orang tidak akan merusak alam. Karena ada bahasa agama yang mengawasi di mana pun orang itu berada,” ujar Menag.

Menag turut mengusulkan agar pendekatan penyelamatan lingkungan berbasis bahasa agama tidak hanya diterapkan di dalam negeri, melainkan diadopsi ke tingkat global.

Menag juga menegaskan kesiapan Kementerian Agama untuk mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian alam ke dalam pembelajaran di ratusan ribu lembaga pendidikan keagamaan. “Kementerian Agama menyadari program Adiwiyata dan sekolah berbudaya lingkungan membutuhkan sinergi dalam penguatan karakter serta kepedulian terhadap lingkungan hidup. Kami berusaha mendukung gagasan-gagasan cerdas ini agar alam berkontribusi aktif mendukung kesejahteraan manusia,” tutur Menag.

Menag menilai, sinergi trilateral ini sangat strategis karena penyelamatan bumi menuntut perpaduan utuh antara regulasi pemerintah, kurikulum sekolah, dan landasan spiritual keagamaan. “Dan inilah Kementerian Agama berusaha mendukung gagasan-gagasan ini, bagaimana supaya alam ini berkontribusi aktif untuk mendukung kesejahteraan anak-anak manusia,” pungkas Menag sembari mengajak Kementerian Lingkungan Hidup untuk ikut mempopulerkan istilah ukhuwwah makhluqiyyah.

Ajakan Menag disambut Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Dia menyatakan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup sangat setuju dan mengadopsi konsep ukhuwwah makhluqiyyah sebagai pilar penting dalam gerakan Tobat Ekologis.

“Hal yang sering dilupakan adalah ukhuwwah makhluqiyyah. Itu luar biasa dan akan menjadi kata kunci bagi KLH dalam perspektif keagamaan untuk menjaga keanekaragaman hayati dan kebersamaan sesama makhluk hidup,” tutur Jumhur.

Jumhur menambahkan, kerusakan lingkungan saat ini kerap dipicu oleh hilangnya rasa tanggung jawab individu, seperti pembuangan sampah plastik ke sungai yang berujung pada tingginya cemaran mikroplastik pada ikan di lautan. Lewat penguatan perspektif moral dan agama, KLH menargetkan gerakan tobat ekologis bertumpu pada tiga prinsip utama: sadar atas kekeliruan masa lalu, tidak mengulangi perusakan, serta melakukan tindakan restorasi nyata.

Wamendikdasmen Atip Latipulhayat menyatakan bahwa Kemendikdasmen siap mengawal penanaman nilai moral dan etika lingkungan tersebut sejak bangku sekolah dasar. “Sekarang ini kami canangkan lewat pembiasaan-pembiasaan. Sekolah adalah tempat pendidikan dan pembiasaan agar lingkungan sekolahnya tertib, aman, nyaman, dan menjadi bagian dari kepedulian terhadap lingkungan,” jelas Atip.

Sinergi antara pengawasan batin berbasis nilai agama, pembiasaan karakter di bangku sekolah, serta ketegasan hukum diharapkan mampu menghadirkan ekosistem perlindungan lingkungan yang berkelanjutan di Indonesia. (HKP).

ShareTweetSend
Artikel Sebelumnya

Serah Terima Jabatan Kepala MTsN 4 Brebes, Masroni Serahkan Amanah kepada Afrohah

Artikel Terkait

Serah Terima Jabatan Kepala MTsN 4 Brebes, Masroni Serahkan Amanah kepada Afrohah
Berita

Serah Terima Jabatan Kepala MTsN 4 Brebes, Masroni Serahkan Amanah kepada Afrohah

oleh editor
08 Okt 2026
0

Brebes – Serah terima jabatan Kepala MTsN 4 Brebes dari Masroni kepada Afrohah berlangsung di Aula MTsN 4 Brebes, Kamis...

Selanjutnya
FKDT Harus Naik Kelas: Dari Forum Komunikasi Menuju Gerakan Mutu MDT

Membangun Ekosistem Pembelajaran Keagamaan yang Produktif: Peran MDT dalam Penguatan Pendidikan Karakter

06 Okt 2026
Kemenag Brebes Perkuat Tata Kelola Administrasi Wakaf dan Pelaporan Sub UPZ KUA

Kemenag Brebes Perkuat Tata Kelola Administrasi Wakaf dan Pelaporan Sub UPZ KUA

01 Okt 2026
Momen Kesaktian Pancasila, Kepala Kemenag Ajak ASN Implementasi Nilai-nilai Pancasila    

Momen Kesaktian Pancasila, Kepala Kemenag Ajak ASN Implementasi Nilai-nilai Pancasila    

01 Okt 2026
Bimtek EMIS 4.0  Wadah Kelengkapan Data dan Perlindungan Santri

Bimtek EMIS 4.0  Wadah Kelengkapan Data dan Perlindungan Santri

30 Sep 2026
Kemenag Brebes dan RS Harapan Sehat Bumiayu Jalin Kerja Sama Pelayanan Kerohanian Wujudnya Kemenag Berdampak

Kemenag Brebes dan RS Harapan Sehat Bumiayu Jalin Kerja Sama Pelayanan Kerohanian Wujudnya Kemenag Berdampak

29 Sep 2026

Kategori

  • Berita
  • Ketentuan
  • Pembimbing Masyarakan Hindu
  • Pembimbing Masyarakan Kristen
  • Pembimbing Masyarakat Buddha
  • Pembimbing Masyarakat Islam
  • Pembimbing Masyarakat Katolik
  • Pendidikan Agama Islam
  • Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren
  • Pendidikan Madrasah
  • Penerangan Agama Islam Zakat Dan Wakaf
  • Penyelenggara Haji Dan Umroh
  • Profil
  • Slide
  • SUBBAG TU
  • Urusan Agama Islam Dan Pembinaan Syariah
Arsip

  • Oktober 2026 (6)
  • September 2026 (8)
  • Agustus 2026 (3)
  • Juli 2026 (2)
  • Juni 2026 (8)
  • Mei 2026 (4)
  • April 2026 (12)
  • Maret 2026 (8)
  • Februari 2026 (13)
  • Januari 2026 (21)
  • Desember 2025 (13)
  • November 2025 (16)
  • Oktober 2025 (17)
  • September 2025 (13)
  • Agustus 2025 (21)
  • Juli 2025 (31)
  • Juni 2025 (12)
  • Mei 2025 (9)
  • April 2025 (9)
  • Maret 2025 (6)
  • Februari 2025 (7)
  • Januari 2025 (6)
  • Desember 2024 (10)
  • November 2024 (5)
  • Oktober 2024 (7)
  • September 2024 (1)
  • Agustus 2024 (6)
  • Juli 2024 (7)
  • Juni 2024 (6)
  • Mei 2024 (11)
  • April 2024 (1)
  • Maret 2024 (3)
  • Februari 2024 (5)
  • Januari 2024 (3)
  • September 2023 (17)
  • Agustus 2023 (26)
  • Juli 2023 (28)
  • Juni 2023 (15)
  • Mei 2023 (25)
  • April 2023 (13)
  • Maret 2023 (14)
  • Februari 2023 (20)
  • Januari 2023 (32)
  • Desember 2022 (31)
  • November 2022 (36)
  • Oktober 2022 (34)
  • September 2022 (36)
  • Agustus 2022 (33)
  • Juli 2022 (37)
  • Juni 2022 (26)

© 2022 Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah

    Tidak ada Hasil
    Tampilkan Semua Hasil
    • Berita
      • SUBBAG TU
      • Penyelenggara Haji Dan Umroh
      • Penerangan Agama Islam Zakat Dan Wakaf
      • Urusan Agama Islam Dan Pembinaan Syariah
      • Pendidikan Agama Islam
      • Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren
      • Pendidikan Madrasah
      • Pembimbing Masyarakan Kristen
      • Pembimbing Masyarakat Katolik
      • Pembimbing Masyarakan Hindu
      • Pembimbing Masyarakat Buddha
    • Profil
    • PPID

    © 2022 Kementerian Agama Kabupaten Brebes

    Translate »
    • <
    • <
    • <
    Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.
    Skip to content
    Open toolbar Accessibility Tools

    Accessibility Tools

    • Increase TextIncrease Text
    • Decrease TextDecrease Text
    • GrayscaleGrayscale
    • High ContrastHigh Contrast
    • Negative ContrastNegative Contrast
    • Light BackgroundLight Background
    • Links UnderlineLinks Underline
    • Readable FontReadable Font
    • Reset Reset