Brebes – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, M. Aqsho, membuka kegiatan Jambore Pramuka Penggalang Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kabupaten Brebes Tahun 2026 di Lapangan Garuda, Kecamatan Bantarkawung, Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu (17/10/2026) tersebut mengusung tema “Berkarya, Berkarakter dan Berbudaya”.
Upacara pembukaan diikuti peserta yang terdiri atas 34 regu putra dan putri dari 17 kecamatan di Kabupaten Brebes. Kegiatan ini juga dihadiri para pembina Pramuka, Kepala Kantor Kemenag Brebes beserta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma), Camat Bantarkawung, perwakilan Koramil dan Polsek Bantarkawung, unsur Muspika, serta jajaran pengurus kwartir ranting Pramuka.
“Jambore hendaknya menjadi wahana pembelajaran sekaligus tempat berlatih bagi para siswa MI untuk mengembangkan potensi diri, berkarya, dan melestarikan budaya. Kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab”. arahannya
Ia menegaskan bahwa jambore tidak sekadar menjadi ajang pertemuan antarpeserta didik, tetapi juga kesempatan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta melatih kemampuan bekerja sama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
“Saya berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan pengalaman selama jambore sebagai bekal untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian. Dengan demikian, kegiatan kepramukaan dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan kepribadian peserta didik”. Ungkapnya.
Nailul Azmi selaku ketua panitia melaporkan bahwa Jambore Pramuka Penggalang MI Kabupaten Brebes Tahun 2026 diselenggarakan sebagai wahana bagi siswa-siswi madrasah ibtidaiyah se-Kabupaten Brebes untuk berlatih, mengembangkan keterampilan, membangun kerja sama, dan menanamkan nilai-nilai Dasadarma Pramuka. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam perilaku sehari-hari.
“Tema “Berkarya, Berkarakter dan Berbudaya” menjadi landasan untuk mendorong peserta agar aktif mengembangkan kreativitas, membangun karakter positif, serta menghargai budaya bangsa. Keterlibatan peserta dari 17 kecamatan juga menjadi kesempatan untuk memperluas pergaulan, bertukar pengalaman, dan memperkuat persatuan di antara siswa madrasah”. Ungkap kepala MIN 3 Brebes selaku tuan rumah jambore tahun 2026.
Melalui pelaksanaan jambore selama tiga hari tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Brebes berharap kegiatan kepramukaan di lingkungan madrasah semakin berkembang dan mampu mendukung pembentukan generasi yang mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki semangat kebangsaan. Para peserta diharapkan dapat membawa pulang pengalaman dan nilai-nilai positif untuk diterapkan di madrasah masing-masing. Upacara pembukaan menjadi penanda dimulainya rangkaian Jambore Pramuka Penggalang MI Kabupaten Brebes Tahun 2026. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan yang diarahkan untuk memperkuat keterampilan, kedisiplinan, kebersamaan, dan pengamalan nilai-nilai Dasadarma Pramuka.(hid)








